Study Supply Chain Management

Logistik dan Supply Chain Management

Indonesia adalah suatu kepulauan yang sangat luas. Sistem Transportasi dengan Laut menjadi salah satu point dalam melakukan pendistribusian antar daerah. Pernahkan terbayangkan oleh kita bagaimana semua system membuat suatu produksi itu bisa sampai ke tangan pemakai? Secara sederhana, jurusan Logistic and Supply Chain Management adalah jurusan yang mempelajari sistem logistik. Di mana dalam suatu perusahaan atau bisnis, kalian harus bisa membuat alur logistik barang dari pabrik hingga sampai ke pasar.

Kini, hampir semua barang bisa di beli dengan mudah dan cepat secara On-line, Kapan saja dan dimana saja. Oleh karena nya hampir semua perusahaan berlomba-lomba untuk menjual produknya secara On-line. Untuk Memastikan usahanya berjalan dengan lancer , maka sebuah business On-line dan Off- line perlu memastikan bahwa pesanan diterima sesuai dengan model dan kualitas yang diinginkan sebanyak yang diinginkan , dan pada waktu yang telah di janjikan . Agar hal tersebut bisa tercapai maka perusahaan tersebut memerlukan sebuah cara untuk mengelola aliran informasi ,dana  dan barang , hal ini dimulai dari pemasok bahan baku, produsen, distributor, penjual sampai dengan pelanggan.Sistem yang menggabungkan aliran informasi dan barang dari ujung ke ujung tersebut dikenal dengan nama supply Chain Management ( SCM )  atau manajemen rantai Pasok

Proses SCM:

Berikut ini adalah proses pada Supply Chain Management (SCM) yang dilibatkan dalam SCM, di antaranya yaitu:

Customer

Pada sebagian perusahaan,customer merupakan mata rantai pertama yang memberi order. Customer memutuskan untuk membeli produk yang ditawarkan oleh perusahaan yang bersangkutan dengan menghubungi departemen sales perusahaan tersebut. Informasi penting yang terdapat dalam pesanan tersebut diantaranya seperti tanggal pengiriman produk dan jumlah yang diinginkan untuk produk yang dipesan.

Planning

Setelah custumer membuat pesanan yang diinginkan, Planning department akan mempersiapkan perencanaan produksi untuk memproduksi produk yang dibutuhkan oleh customer. Pada tahap ini, departemen planning juga menyadari akan adanya kebutuhan terhadap bahan baku dan bahan – bahan pendukungnya.

Purchasing

Setelah menerima perencanaan produksi, dalam hal ini adalah kebutuhan terhadap bahan mentah dan bahan-bahan pendukungnya, Departemen pembelian atau Purchasing Departemen Akan melakukan pemasukan bahan mentah dan bahan pendukungnya serta menetapkan tanggal penerimaan dan jumlah yang dibutuhkan.

Inventory

Bahan mentah dan bahan pendukung yang telah diterima oleh pabrik akan diperiksa kualitas dan ketepatan jumlahnya kemudian disimpan didalam Gudang untuk kebutuhan produksi.

Production

Bagian produksi akan menggunakan bahan mentah dan bahan pendukung yang dipasok oleh supplier tersebut untuk melakukan proses produksi hingga menghasilkan barang jadi yang dibutuhkan oleh customer. Barang jadi yang telah diproduksi ini kemudian dimasukan ke gudang dan siap untuk dikirim ke customer sesuai dengan jadwal yang di tentukan.

Transportation

Departemen pengiriman atau Shipping akan mengatur waktu keberangkatan barang jadi ( Finished Products ) yang di Gudang tersebut dengan jadwal yang diinginkan oleh customer.

Tujuan Supply Chain Management :

1. Supply Chain Management menyangkut pertimbangan mengenai lokasi setiap fasilitasn yang memiliki dampak terhadap aktivitas dan biaya dalam rangka memproduksi produk yang diinginkan pelanggan dari supplier dan pabrik hingga disimpan di gudang dan pendistribusiannya ke sentra penjualan.

2. Mencapai efisiensi aktivitas dan biaya seluruh sistem, total biaya sistem dari transportasi hingga distribusi persediaan bahan baku, proses kerja, dan barang jadi.

Prospek Karir Masa Depan :

Peluang bisnis di bidang SCM khususnya logistik saat ini mencapai Rp2.000 trilyun namun pengusaha di bidang ini baru bisa menangkap peluang sebesar Rp. 300 trilyun. Perkembangan industri kreatif, perkembangan bisnis on-line, dan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan meningkatkan bisnis SCM sebesar 15-20 % per tahun sehingga Asosiasi Logistik Indonesia memperkirakan kebutuhan sumber daya manusianya mencapai 17.000 orang/tahun. Padahal sampai saat ini hampir belum ada universitas yang secara khusus mempersiapkannya.

Nah, gimana menurut kalian ?? Biaya studi nya pun masih terjangkau.

Diploma in Logistic and suppy Chain management durasi study 8 bulan , dengan FEES SGD$ 9,888

Advanced Diploma in Logistic suppy chain Management , Durasi study 8 bulan dengan FEES SGD$ 10,421.80


Bagikan :
fb_gqindo googleplus_gqindo linkedin_gqindo twitter_gqindo

Inquiry Form to Study Abroad